Jadi cerita ini ada hubungannya dengan tulisan ane yang ini.
Langsung saja,
Ane masuk kerja jam 08.00 pagi. Karena sparepart yang di tunggu-tunggu bakalan datang malam harinya maka ane disuruh pulang istirahat sekitar jam 16.00 sore dan harus kembali lagi jam 20.00 malamnya. Teman-teman ane yang lain juga yang akan “berperan” nanti malam disuruh pulang juga untuk istrahat dan kembali pada malamnya ketika sparepart nya sudah tiba dilokasi
Jam 19.30 ane di jemput, jam 20.00 ane sudah berada di lokasi. jam 20.15 bos ane sms klo sparepart nya datangnnya telat. Dari yang seharusnya tiba jam 20.30 molor sampe jam 22.30. Ya udah, ane udah di lokasi, sudah males mau balik lagi.
Jam 23.00 sparepart tiba di lokasi. Butuh waktu 60 menit untuk mobilisasi sparepart dari bawah ke atas, ke E-House Room. Bayangin saja, kotak nya ada 3 buah, masing-masing beratnya 85Kg harus diangkat manual melalui 4 rangkaian tangga naik (25 meter).
Sampai di tempat tujuan sparepart langsung kami buka dan install. Selesai kira-kira jam 02.00 dini hari. Sampai jam 04.00, barang yang baru saja kami install itu belum menunjukkan tanda-tanda bakalan berfungsi. Mulai menunjukkan tanda-tanda sekitar jam 06.00 pagi.
Barang tersebut mulai kami uji coba sekitar pukul 09.00, menunggu Commence Loading selanjutnya. Alhamdulillah semua berjalan lancar dan secara resmi kami serahkan lagi ke pihak Operation untuk digunakan “jualan” pada jam 13.00.
Tiba-tiba Bos besar telpon, BB = Bos Besar; A = ane
BB : ”Kalian sama sekali belum tidur ya ?”
A : “Iya pak, paling tadi istrahat sebentar waktu sarapan”
BB : “Bagaimana hasilnya ?, sudah jalan normal kan ?”
A : “Sudah pak, kami sudah tes semua dan berjalan normal”
BB : “Baguslah klo begitu, SEKARANG KALIAN CEPATLAH PULANG, BIAR ISTRAHAT, NANTI SAKIT LAGI” <nah, si BB ni ngomongnya kencang gitu, ane sampe terharu.. dia nunjukin banget perhatiannya sama ane yang cuma bawahannya ini>
A : “Iya pak, terima kasih. Kami memang rencana mau pulang sekarang”
BB : “Iya, istrahat lah, biar nanti malam ON CALL“
……………………..
……………………..
……………………..
Pesan Moral dari cerita ini : Cintai lah pekerjaan mu






Wati
/ April 4, 2011yup cintailah pekejaanmu.. setuju.