Online dengan Microsoft Exchange Server dari rumah

Bagi para pekerja yang email kantor nya menggunakan Microsoft Exchange server dan mau mengecek email dari rumah senyaman dikantor via desktop atau laptop tetapi tidak memiliki fasilitas VPN Connection, maka bisa menggunakan DavMail Gateway.

Saya sendiri sudah mencoba, dengan kombinasi Thunderbird sebagai email client nya untuk mengakses email dari Microsoft Exchange Server 2010.

Silahkan mencoba kawan

Maju dengan Program Televisi

Sabtu sore kemarin, saya terkesima dengan 2 acara televisi di salah satu Stasiun TV Swasta kita. Judulnya Indonesia Bagus dan Lentera Indoensia. Kenapa saya terkesima ? karena sama sekali tidak ada program TV sejenis di Stasiun TV lain padahal menurut saya acara seperti inilah yang seharusnya dikedepankan, bukan Sinetron, bukan Infotainment, Bukan debat kusir politik, bukan reality show, bukan acara joget-joget, dan….(ahh sudah lah, terlalu banyak)

Lentera Indoensia, merupakan tayangan dokumenter yang secara khusus menayangkan kisah nyata inspiratif dari para anak muda-anak muda Indonesia yang menjadi guru/pengajar didaerah-daerah terpencil yang terkadang tidak terjangkau tangan pendidikan formal karena kondisi geografisnya atau juga karena akar adat-istiadatnya. Anak muda-anak muda inilah yang menurut saya “the real hero without honors”. Episode yang saya tonton kemarin adalah episode “Relawan Sokola Suku Kajang“.

Sang relawan diepisode ini menunjukkan bahwa terkadang pendidikan untuk anak-anak terhalang oleh akar adat-istiadat yang sangat kuat didaerah tersebut. Untuk suku kajang, anak laki-laki secara adat kerjanya adalah menggembala ternak dari pagi sampai sore, sedangkan anak perempuan membantu orang tua di rumah. Untuk dapat mengajarkan anak-anak tersebut calistung, sang relawanlah yang harus aktif dengan mendatangi anak-anak yang sedang menggembala ternak mereka. Kendalanya tidak sampai disitu saja, namanya menggembala ternak pasti lokasinya berbeda-beda. Jadinya dia harus bisa mengumpulkan semua anak-anak tersebut disatu ladang gembala untuk memulai proses belajar-mengajarnya. Dan jangan salah, bahasa yang digunakan pun harus bahasa daerah suku Kajang. Its a must. Sedangkan anak-anak perempuan belajar pada waktu malam, dirumah salah satu tetua adat.

Ada satu hal unik menurut saya. Sebenarnya tidak semua suku Kajang menolak pendidikan formal. Ada juga yang sudah terbuka dengan pendidikan formal. Suku kajang yang telah menerima pendidikan formal ini mau menyekolahkan anak-anaknya di sekolah formal dengan 1 syarat mutlak. Seragam putih merah harus diganti dengan seragam putih hitam. That’s awesome, mereka menjaga betul budaya leluhurnya. Dengan kebijakan itu, dari tahun ke tahun jumlah anak didik disekolah tersebut semakin meningkat

Sedangkan Indonesia Bagus, adalah tayangan dokumenter yang menyajikan sekaligus tentang keindahan alam Indoensia dan keunikan budaya didalamnya. Dari pengalaman saya menonton tayangan ini, tidak semua yang ada didalamnya dapat kita temukan dibuku-buku pelajaran sekolah. Banyak hal menarik mengenai Indonesia yang sama sekali tidak terpublikasi. Menurut saya, publikasi keindahan dan budaya Indonesia terlalu terpusat di Jawa dan Bali, padahal Indonesia lebih kaya dari itu. Jawa dan Bali hanya sebagian kecil dari kekayaan dan keindahan Indoensia.

Mudah-mudahan masyarakat kita semua makin cerdas sehingga kebutuhan akan acara-acara seperti ini juga semakin tinggi
 

 

Hati-hati penipuan Lelang Beacukai

bb-sitaan-lelang-bea-cukai

 

Alhamdulillah, hari ini masih dalam lindungan-Nya.
Hampir saja tertipu dengan seseorang yang “setau saya” saya kenal dan sedang dalam proses lelang beacukai

Jadi kronologisnya, pagi tadi saya mendapat telpon dari nomor yang tidak dikenal 081228333326, yang sangat “sok kenal sok dekat” ketika berbicara dengan saya. Percakapan diawali dengan tanya kabar, trus si penipu ini bilang nomornya sekarang ganti, sekarang pake nomor yang ini, nomor yg lama dihapus saja. Nah, saya cuma iya-iya saja sambil coba-coba menebak, ini suara siapa. Dan pada akhirnya dia tanya “tau kan ini siapa ?” nah, saya langsung Jawab.. “Ini Kak “xxxx” ya ?” dan dia langsung balas, benar.. ini Kak “xxxx”

Nah, karena “setau saya” saya kenal dengan org ini maka suasana obrolan pun makin cair dan santai. Tiba-tiba si penipu ini bilang, sekarang dia lagi di Kantor Bea Cukai, mau ada lelang. Tetapi hanya orang-orang tertentu saja yang diundang, dan dia akan kirimkan via sms barang-barang yang lagi dilelang.

Nah, karena percaya saya langsung iya saja. Dan dikirimkan lah list barang-barang lelang tersebut. Bayangkan, Laptop Toshiba Portege 700 hanya dikasih 2jt saja, dan Iphone 4S hanya 1 juta saja.
Udah seleksi sana sini akhirnya saya balas SMS barang-barang yang saya mau ambil. Trus dia bilang, minta alamat karena barang akan dikirim langsung ke tujuan oleh divisi lelang BeaCukai. Dan jika tidak sesuai boleh dikembalikan, tapi syaratnya uang harus ditransfer dulu, minimal setengahnya.

Sampai disini, saya masih percaya. Saya kirimkan alamat saya dan saya minta no rekening nya. Tapi, perasaan curiga mulai muncul,..apalagi Istri perasaannya gk tenang. Akhirnya saya googling mengenai Lelang beacukai ini, dan yang saya dapatkan adalah list pengaduan dan peringatan bahwa itu semua adalah penipuan.
Salah satunya ada pada link ini yang modusnya sama persis dengan yang saya dapatkan.

Untuk lebih meyakinkan lagi, saya coba telpon nomor lama “yang katanya sudah diganti” oleh pelaku yang ngakunya sebagai Kak “xxxx” ini, dan nyambung. Dalam hati..wah beneran ternyata yang tadi itu penipu. Yaa udah, saya ngobrol biasa saja sama Kak “xxxx” tadi, tanpa menjelasakan bahwa saya hampir ditipu. Yang penting saya dapat konfirmasi bahwa yang nelpon “sok kenal sok dekat” tadi adalah penipu, bukan Kak “xxxx”.

Setelah saya tutup telpon, si penipu ini telpon lagi, bilang bahwa saya dikasih tambahan bonus oleh orang beacukainya, mungkin biar keliatan makin riil kali yaa hahaha…trus saya bilang, tambahkan Iphone 4S saja. Abis itu saya tanya, langsung saya tembak saja “Kak saya abis nyari-nyari di internet, katanya banyak penipuan berkedok lelang spt ini” .. trus dia kalang-kabut..ngomong gk jelas..ujung-ujungnya bilang..”adik gk percaya sama kakak?, kalau ada apa-apa biar kakak yang tanggung jawab”…hahaha ciee, ngambek ni penipunya.

Ya udah, saya sih santai saja, trus minta no reknya segera dikirim biar saya transfer uang nya. Gak berapa lama dikirimlah rekeningnya:

Bank BRI
No : 5296-01-018884-535
A/N : EDI RAHMAT

Sampai tulisan ini turun, si penipu gk nelpon-nelpon lagi, karena udah ngerasa bahwa kedoknya udh terbongkar

Belajar dari pengalaman ini, pesan saya :
1. Modus penipuan makin hari makin canggih, banyak-banyak baca biar tau.
2. Kenali ciri-ciri penipu, biasanya adalah iming-iming harga murah dan minta uang segera ditransfer. Menolak untuk bertemu langsung
3. Jangan percaya dengan orang yang tiba-tiba telpon sok kenal sok dekat. Dan jangan pernah malu untuk bertanya dengan siapa anda berbicara di telpon jika nomornya tidak dikenal4. Dan yang utama adalah, jangan pernah ragukan Intuisi Istri anda … hahaha

Selamat berhari libur kawan,

Salam,
Layudhi

Bio Diesel Blending Plant dengan S7 300

Peraturan pemerintah PERMEN 25/2013 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral Nomor 32 Tahun 2008 Tentang Penyediaan, Pemanfaatan, Dan Tata Niaga Bahan Bakar Nabati (Biofuel) Sebagai Bahan Bakar Lain mengharuskan setiap Industri komersial menggunakan Bio Diesel sebagai campuran bahan bakar minyak yang besarnya akan naik secara bertahap setiap tahunnya

Bio Diesel

Mau tidak mau, perusahaan tempat saya bekerja saat ini harus mematuhinya jika ingin tetap berproduksi. Campuran yang digunakan, untuk tahap awal adalah 5% terhadap seluruh kebutuhan total pemakaian bahan bakar.

Karena campurannya terhadap penggunaan total, yang artinya semua unit yang beroperasi nantinya harus menggunakan campuran bahan bakar ini, maka titik pencampurannya harus dimulai dari Hulu, yakni di titik bongkar bahan bakar paling awal.

Metode pencampurannya menggunakan metode Inline Blending, dimana Bio Diesel 100% (B100) disuntikkan langsung ke Transfer Line Fuel Diesel (B0). Mixing nya memanfaatkan Pump Propeller dan turbulensi fluida didalam pipa. Dosis 5% atau dalam hal ini disebut bahanbakar B05 ditentukan dengan jumlah B100 yang disuntikkan dibandingkan dengan total Fuel yang ditransfer.

100 % Fuel B05, terdiri atas 95% Fuel Diesel (B0) dan 5% Bio Diesel (B100)

Memastikan dosis campuran yang tepat memanfaatkan PLC dengan dipadu 3 buah Flow meter.
1. FT2111 : Flow Meter total, max capacity 5000 lpm2. FTBanlaw : Flow Meter dari B0, max capacity 3900 lpm
3. FTBio : Flow Meter dari B100, max capacity 300 lpm

Dosis 5% didapatkan dengan membandingkan Flow rate yang terbaca pada FT Bio dengan Total flow pada FT2111

Bio2

Bio3

Hysterisis menggunakan ± 1%, sehingga PLC akan memberikan Alarm jika Actual Blending Status berada diluar range tersebut. Hasilnya, sampai saat ini kami bisa mendapatkan Blended Product B05 sesuai spesifikasi sebagaimana yang diinginkan

Untuk saat ini, pengaturan besar/kecilnya Flow Rate Bio Diesel masih menggunakan Manual Regulate Valve yang memanfaatkan operator untuk pengaturan besar/kecil bukaannya.

Kedepannya akan menaggunakan Control Valve untuk pengaturanya. Segera setelah diimplementasikan akan saya update lagi di blog ini

Salam,

Layudhi

RFID RF640R dan S7-1200

Pada tulisan kali ini, saya coba merangkum salah satu hasil kerjaan coba-coba saya diwaktu senggang, memanfaatkan beberapa Hardware/Software yang tersedia.

Aplikasi yang coba saya bangun adalah aplikasi pengenalan ID menggunakan Radio Frequency. Berikut rangkumannya :

Hardware dan software yang digunakan :
1. TIA Portal V11 SP2 Update 5 (as minimum requirement)
2. Simatic S7 1200 with Firmware V2.2 (as minimum requirement)
3. KTP Basic 6” Color PN
4. RF System Simatic RF640R with XML and Ethernet protocol
5. Simatic RF625T Passive Passive Tag
6. Simatic RF Manager V2

Siemens sendiri sebenarnya memiliki banyak tipe untuk RFID ini, penggunaan tipe RF600 sendiri karena tipe ini mendukung protocol Ethernet TCP/IP, sehingga sangat cocok digunakan dgn S7-1200 yang sudah memiliki built-in Profinet Port (support Profinet dan Ethernet TCP/IP protocol)

Komunikasi antara PLC S7-1200 dan RF640R ini akan menggunakan Protocol Ethernet TCP/IP dengan fokus pada XML Code interface. Seluruh perintah, baik itu perintah Read/Write dari dan ke RF640R ini akan menggunakan XML Code Interface.

Penggunaan TIA Portal V11 SP2 dan CPU Firmware V2.2 sebagai minimum requirement karena beberapa Function yang digunakan, terutama untuk Indirect Addressing dan pointer akan menggunakan bahasa SCL (Structure Control Language). TIA Portal/Firmware on Lower version tidak support untuk penggunaan bahasa ini.

Simatic RF Manager V2 digunakan sebagai tool configurasi awal RF640R, terutama untuk pengaturan IP Address dan Data Source Name yang akan digunakan dalam komunikasi dengan PLC S7 1200

Pada project ini, komunikasi antara PLC S7 1200 dengan RF640R menggunakan Library Block yang telah disediakan oleh Siemens, dan bisa didownload gratis melalui portal automation.siemens.com

Library Blocks ini terdiri atas :
No Program Block Block Number Remarks
1 Function Block: com_ethernet FB184 FB184 must be called cyclically
2 Instance Datablock dari FB184 DB184
3 Function : com_ethernet_stringtoarray FC185
4 Function : com_ethernet_xmlfind_numeric FC186
5 Function : com_ethernet_xmlfind_tagID FC187
6 Global Data Block : com_ethernet_read_data DB186
7 Global Data Block : com_ethernet_write_data DB187
8 Global Data Block : com_ethernet_xmlout DB185

Block Number bisa diubah sesuai dengan preferensi programer, tetapi harus dipastikan bahwa semua reference yang merujuk ke perubahan Block Number didalam setiap Function juga dirubah mengikuti preferensi yang telah ditetapkan

Library Block yang disediakan oleh Siemens sebenarnya untuk digunakan dengan Simatic RF670R. Karena dalam project ini menggunakan Simatic RF640R, maka harus ada modifikasi dalam perintah XML Interface nya.
Sebagaimana dijelaskan sebelumnya, semua XML Interface untuk keperluan Read/Write tersimpan dalam Global Data Block DB185. Jadi perubahannya ada di DB ini. Pastikan merubah :
1. Reader Type pada DB Member “hostGgreetings”, dari RF670R ke RF640R
2. Untuk data source name, default nya adalah “Source_1”. Jika akan dirubah pastikan bahwa namanya sama dengan yang digunakan ketika melakukan konfigurasi dengan RF Manager

RFID01

Jika telah selesai, lakukan konfigurasi RF640R dengan menggunakan RF Manager. Konfigurasi dengan software ini hanya sebatas konfigurasi IP, Data Source Name dan Antenna (jika ada). Kemudian download ke device RF640R

RFID02

RFID03

Konfigurasi PLC S7 1200 dan KTP Basic 6” PN semuanya menggunakan software TIA Portal. Pastikan bahwa Firmware yang digunakan untuk CPU nya adalah V2.2

RFID04

Karena semua Function/Funtion Block utama telah ada, maka yang perlu diperhatikan disini adalah sequence komunikasi antara PLC dengan Reader nya. Secara umum adalah :
1. Connect to Reader
2. Read ID Tag
3. Read/Write Tag user memory
Semua sequence tersebut ada didalam FB184. Panggil FB184 tersebut pada Function berikut :

5

Untuk memulai read/write ke User Memory Tag, pastikan bahwa perintah Connect to Reader dan Read Tag ID sukses dieksekusi. Read/Write Tag Memory membutuhkan pembacaan Tag ID untuk identifikasi tag mana yang akan di Read/Write. Penjelasan lengkap mengenai parameter FB184 bisa didownload lengkap pada automation.siemens.com dengan dokumen id : 46476563

Karena object nya disini adalah Tag, maka perlu diperhatikan juga pemilihan Tag nya nanti. Pastikan Tag yang dipilih compatible dengan RF Reader yang digunakan. Tag RF625T adalah salah satu Tag yanb compatible dengan RF640R ini. Tag ini memiliki user Memory dengan kapasitas 64 bytes. Yang menurut saya cukup untuk menyimpan data-data keterangan yang dibutuhkan untuk identifikasi nantinya.

Jika diperhatikan pada DB185, perintah Read/Write Tag Memory ada pada DB Member “readTagMemory”, “WriteTagMemoryStart”, dan “WriteTagMemoryEnd”. Pastikan perintah ini telah sesuai dengan karakteristik Tag yang digunakan. Untuk RF625T, user memory ada pada Memory Bank 3 (MemBank 112),

6 7

Identifikasi harus disertai dengan database sebagai basis pengidentifikasian sistem ini nantinya. Database pada project ini memanfaatkan Global Data Block dengan bantuan pemrograman SCL untuk pointer dan indirect addressing nya.

Perintah PEEK_WORD(area:=16#84, dbNumber:=#DbNumber, byteOffset:=#OffS) digunakan sebagai perintah untuk membandingkan satu-persatu DB Member dengan Tag Memory yg terbaca di Reader.

8

Secara umum, dalam system indentifikasi yang dibuat, sebagai contoh Identifikasi dan monitoring Lube Oil Dispensing System yang saat ini sedang disiapkan, akan ada step :
1. Membaca Tag Memori terpasang pada unit yang terdeteksi dalam range Reader
2. Menentukan apakah Tag pada unit tersebut telah terdaftar pada internal database di PLC, sehingga diperlukan waktu untuk membandingkan satu-persatu DB Member dengan Tag yang terbaca
3. Jika telah terdaftar, autorisasi pengisial Lube Oil akan dimulai secara otomatis, membuka Valve dan menyalakan motor pompa. Transaksi pengisian dimulai, Totalizer akan menghitung dan PLC akan mencatat, mulai dari jumlah transaksi, unit yang melakukan transaksi dan jika perlu dengan operator yang melakukan transaksi pengisian ini
4. Jika ternyata belum terdaftar maka system akan menolak melakukan transaksi

Dengan menggunakan system identifikasi ini, maka kebocoran transaksi Oil/Lube akan ditekan sampai dengan 0% karena semua unit yang akan melakukan transaksi harus terlebih dahulu didaftarkan kedalam system. Semua transaksi juga akan ter-record lengkap, mulai dari waktu pelaksanaan transaksi, jumlah transaksi sampai dengan operator/user yang melakukannnya

9

Demikian, semoga bermanfaat

Salam,
Layudhi