lagi, korban kekerasan dari IPDN

——————————————————————————-
*update
Sebagai solidaritas sesama blogger, maka saya menambahkan link-link berikut sebagai bentuk kampanye agar kasus IPDN ini diusut setuntas-tuntasnya, tidak ada lagi yang ditutup-tutupi :
1. Teori Konspirasi IPDN
2. Petisi Online Pembubaran IPDN
3. Surat Cinta Untuk IPDN
Link-link diatas sama sekali tanpa maksud untuk memprovokasi
——————————————————————————-

Lagi, korban kekerasan dari IPDN

Assalamualaikum,…

Wah..
Baru kemarin ada korban kekerasan di STTD (Sekolah Tinggi Transportasi Darat) sekarang malah di IPDN (dulu STPDN) yang kembali blunder, mengulangi kasus-kasus kekerasan dalam pendidikan yang berakhir pada kematian sang korban (baca:Junior). Adalah Cliff Muntu, menjadi korban kebringasan seniornya hanya karena datang Terlambat ke Barak

Jadi sudah sangat jelas memang. Hal ini merupakan suatu tradisi khas dan turun-temurun dan sudah menjadi lingkaran setan di sekolah-sekolah kedinasan. Tidak ada alasan pembenaran menggunakan kedok pembinaan untuk memukuli/menyiksa adik2 yunior apa lagi dilakukan didalam Institusi Pendidikan yang nantinya akan melayani Masyarakat. ….Apa jadinya nanti masyarakat yang dilayani/dipimpin oleh orang-orang yang bermental Preman? (aduhh,..maaf jadi esmosi..hehehe).

Coba lihat pengakuan KSAD, “tidak ada korban kekerasan di Akmil“. Nah, itu Akmil yang memang Institusi militer, yang jelas-jelas menggunakan standar militer dalam pendidikannya. Bagaimana dengan sekolah kedinasan yang “sok-sokan” menerapkan teknik militer dalam pembinaannya?…Yah kayak begini jadinya. Mereka asal pukul-siksa-hajar tanpa adanya standar oprasional pelaksanannya. Coba simak pengakuan Inu Kencana, salah satu Dosen IPDN disini dan disini

Pihak STPDN sendiri mengaku kecolongan dengan adanya peristiwa ini….Hmmm kecolongan ato memang tidak mau tahu Pak??? ato malah di tutup-tutupi???

*Update

untuk download klik disini (File *.avi)

19 thoughts on “lagi, korban kekerasan dari IPDN

  1. bagaimana dgn “kekerasan” yg mungkin terjadi di kendari bersamaan dgn meninggalnya cliff muntu di bandung??coba ko tanya bapakmu yud..da tahu sp yg sy maksudkan..meninggalnya org itu di RSUP Kendari??
    mungkin juga ada benarnya koment, bahwa kadang nyawa ayam lebih mahal dr nyawa manusia..moga2 ga yach!!!

  2. @LaAdhy
    Saya sudah tahu, dan turut Berduka Cita atas musibah itu. Yang namanya kekerasan apalagi berujung pada Melayangnnya nyawa seseorang jelas-jelas tidak dapat dibenarkan.

  3. Saya aling muak membaca berita2 tentang pendidikan yang sok militer kayak gitu.
    Baru di tingkat pendidikan saja sudah kayak gitu…semena-mena..
    BAgaimana kalau sudah jadi pejabat?
    Selain kasus kekerasan, kabarnya IPDN juga kaya dengan kasus free sex ya?

  4. eh belum selesai udah ke kirim, maksudku di sekolah2 itu payah ga ada pelajaran yang benar jd asal dan membahayakan, so sad calon pemimpin bangsa mati sia2 hiks

  5. @dapotz
    Banyak kok Perguruan tinggi yang sudah mengajarkan Ilmu pemerintahan di kampusnya
    @Evy
    Klo dilakukan tanpa tahu Standarnya dan prosedurnya yaa kayak gitu jadinya. Jangan lagi ada kekerasan di Lingkungan Pendidikan

  6. 150 M pertahun Pemerintah keluarkan uang untuk IPDN yang “mencetak generasi balas dendam”, thn 2004 silam praja asal padang silaturahmi usai lebaran ke seniornya nymape di rumah seniornnya di hajar akhirnya dia mengundurkan diri (tradisi lebaran). Aduuu…..h……..

    sy sepakat dengan solusi IPDN di bekukan 3 tahun kemudian romabak sistem dan menejemen dengan jajaran yang baru…. kalau tidak begitu, jangan salahkan kalau kekerasan terus terjadi dari ganti nama romabak manajemen kalau orangnya itu-itu saja twetap tidak akan berubah,

  7. untung dulu saya nggak mau dimintain uang pas ketauan nilai psikotest saya jelek dan nggak mau disuruh lari keliling lapangan dan nggak menjawab so patrioticly about arti G30S/PKI dan siapa itu Pramudya Ananta Toer.. 🙂

  8. hai…unggulux..kita ketemu lagi…apa khabar???
    tapi gw lagi males komentar or diskusi.ya udah seeh..serahin ama yang berwenang aja.kita2 ini bicara juga belum tentu bener.cuma bisa kasih komentar dan nyalah2in yang ngejawab.

  9. yang namanya sekolah kedinasan ya kayak gitu, ga hanya di IPDN.. dimana-mana sama aja. senioritas! kakerasan! IPDN hanya contoh nyata aja yang terbongkar, yang lain??? itulah perjuangan hidup diera penjajahan dinegeri sendiri ini.

  10. eh…ada paur juga ternyata disini,apa khabar? udah denger belum nih berita yang lumayan baik dari ipdn katanya mo pake sistem desentralisasi yah,ya introspeksi diri aja deh kalo ipdn selalu diterjang issue2 yang miring wong setelah kejadian CM ipdn masih membunuh juga(tukang ojeng men…). End sampe sekrng belum pernah gw denger tuh lulusan ipdn membuat kemajuan yang berarti dalam memimpin dipemda biasa2 aja gitu, egga innovative.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s