Cium tangan ya…

Assalamualaikum,…

Sudah hampir 2 minggu puasa anak ini selalu saya perhatikan. Usianya sekitar 6-7 tahunan. Tiap malam dia tidak pernah absen untuk sholat Isya + taraweh + Witir di mesjid sekitar rumah kosanku. Biasanya dia datang bersama Ibu dan seorang adiknya. Ibunya berjalan kaki, dia dan adiknya masing2 membawa sepeda lengkap (pakai Helm, bawa tas dan air minum).

Setelah didalam mesjid, dia akan menggelar sajadah yang ukurannya sangat besar untuk anak seumuran dia tepat ditengah-tengah mesjid berhadapan dengan mimbar Mesjid. Belakangan saya perhatikan, ternyata posisi tersebut dipilih agar sang Ibu bisa dengan mudah “memonitor” sang anak dari lantai atas mesjid (Shaf Khusus Wanita).

Kebiasaan lainnya yang menurut saya cukup bagus dan “unik” (walaupun ini mungkin adalah perintah langsung dari sang Ibu yang setiap saat “memonitor” dia dari lantai atas) adalah mencium tangan (salaman) orang-orang disamping kiri-kanan/ muka-belakangnnya setiap selesai sholat. Dan orang-orang yg dicium tangannya berbeda setiap sholat selesai. Artinya, tidak hanya orang-orang yg duduk tepat disamping kiri-kanan/muka-belakangnnya saja yg di salami, tapi juga orang-orang lain yang duduknya bisa dikatakan agak jauh dari tempatnya. Dia tidak akan segan-segan merangkak diantara shaf untuk menuju orang yang akan disalaminya.

Orang-orang yang disalaminya rata-rata menunjukkan rasa kaget dan “agak malu”. Saya sendiri juga sudah pernah disalami sama dia. Karena waktu itu baru pertama kali saya melihatnya, tentu saja saya kaget soalnya dia langsung sosor saja mencium tangan saya.

Saya lupa disekitar malam yang keberapa, si anak ini…seperti biasa… melakukan “ritual” setelah sholatnya. Yang ditujunya adalah seorang remaja yang memakai kaus dengan gambar kartun tulisan menarik dibagian depan kaosnya. Apa yang terjadi??…Setelah mencium tangan orang tersebut, si anak bukannya malah pergi kembali ke tempatnya semula tetapi diam dengan tatapan serius memperhatikan sekaligus membaca tulisan yang tertera dikaos orang itu. Ha..ha..ha…, jemaah lain pun tersenyum simpul menyaksikan kelakuan si anak

Powered by ScribeFire.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s