Ujian Naik Tingkat

Supaya bisa dikatakan lulus dari suatu tahap tertentu biasanya ada ujian. Misalnya, mau lulus SD, harus lulus Ujian Nasional; Mau lulus SMP, harus ujian Nasional; mau lulus SMU, harus lulus ujian nasional; dan seterusnya.

Dari beberapa contoh diatas bisa dilihat bahwa, untuk masuk ketingkatan yang lebih tinggi kita akan diberikan ujian minimal setaraf dengan tingkatan yang akan kita masuki. Atau sederhananya, kalau mau lulus SD untuk masuk SMP tidak mungkin kita dikasih ujian tingkatan TK. Minimal harus setingkat SD juga. atau ketika kita sedang sidang Tugas Akhir untuk meraih gelar S1 minimal yg menguji kita adalah Dosen2 S1 juga, sangat tidak masuk akal jika yang menguji kita adalah orang2 yg lebih rendah dari S1. Sama halnya dibidang pekerjaan, dimana tingkat kemahiran kita akan terus bertambah seiring dengan semakin tingginya tingkat kesulitan masalah yang kita hadapi.

Demikian juga dalam hidup sehari-hari. Kadang-kadang kita merasa kalau kita sedang mendapat ujian yang sangat berat, cobaan disana-sini masalah dimana-mana sampai2 terlintas dipikiran kita kalau Tuhan sedang berbuat tidak adil terhadap kita. Padahal dibalik semua itu sebenarnya kita sedang dipersiapkan untuk masuk ketingkatan yg lebih baik lagi apa bila kita menyadarinya dan berusaha untuk melewatinya dengan sebaik-baiknya

4 thoughts on “Ujian Naik Tingkat

  1. Wah, Yud? ujian kenaikan tingkat? dah jadi senior ya? traktirannya dong. Tapi jangan gado2 depan mesjid ntu lagi ya =p

    Atau jangan2 ini terinspirasi pembicaraan kita malem2 itu?
    huehuehue… sampai panas kepala ini, habis kena radiasi.

  2. @Dimas
    Ingat dim, sabarrr
    kamu lg diikutkan ujian Naik Tingkat :))
    @wIcKEs fURniture
    Yah, harus diimbangi antara senang dan susahnya. Jangan sampe kebawa susah terus

  3. Assalaamu alaikum.
    šŸ˜‰
    senangnya dapat comment dr La Yudi, hehe
    pa kabar? smoga sehat2 slalu…

    iya nih, ujian kehidupan selalu ada setiap saat, bukan seperti kuliah, tanggal segini sampe segini ujian…tanggal segini sampe segini libur…

    wow, met ujian… karena setiap detik begitu berharga…
    hanya akan terasa bagi yang sedang dilanda kesulitan (menurutku lho)
    kadang kalau sedang ‘happy’ jarang deh menyadari bahwa ‘happy’ kita itu juga ujian….
    hm…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s