Kok Sinetron?

Assalamualaikum

Sudah 2 mingu terakhir ini kamar kosan didepan kamar saya sudah terisi lagi setelah kurang lebih sebulan kosong. Pengisinya, (sama seperti penghuni kamar yang lain) pendatang yang bekerja di Jakarta. Dari perkenalan singkat kami, dia berasal dari Semarang. Sebelumnya dia tinggal dengan Pamannya di daerah Pejaten, Jakarta Selatan. Tapi karena tidak betah makanya dia pindah dan memilih mencari kos-kosan. Orangnnya sendiri bertubuh besar, wajah sangar (menurut saya lho… J), rambut warna-warni dengan tato yang menghiasi lengan kanan dan kirinya. Wah, seperti preman pasar nih pikir saya waktu itu.

Dari perkenalan singkat itu juga, saya tau kalau dia ternyata bekerja dibidang musik. Sudah 4 tahun dia geluti usahanya itu, mencipta lagu, menyanyikannya sendiri, mengikuti kontes-kontes bakat, membuat CD Demo untuk dititipkan ke radio atau orang-orang yang bekerja di Industri rekaman sampai keluar masuk kampung atau komplek perumahan untuk menyanyi mempromosikan lagu-lagu buatannya snediri.

Saya sempat diperdengarkan 10 lagu-lagu ciptannya sendiri. Semuanya akustik, yang direkam dan dicompositing dengan sangat-sangat sederhana. Untuk urusan itu, dia Cuma mengandalkan sebuah Handphone yang memiliki kemampuan merekam, Tape Recorder dan sebuah kaset kosong. Caranya adalah dengan merekam terlebih dahulu instrumen utama dari lagunya tersebut (Suaranya + Petikan gitar) menggunakan Handphone. Hasilnya dia putar lagi bersamaan dengan Tape Recorder untuk merekam, dan bersamaan dengan itu dia memainkan melodi atau bass.

Memang hasil rekaman dan kompositing yang dia buat dengan cara tersebut memang tidak terlalu bagus, sehingga saya sendiri sangat sulit memberikan penilaian atas lagu-lagu ciptaannya itu. Tapi apa yang saya lihat dari diri orang ini adalah kesungguhan dalam menggapai cita-citanya menjadi seorang musisi terkenal.

Pernah suatu malam, ketika saya sedang asik membaca buku yang baru saya beli sekitar pukul 21.30 WIB malam dia tiba-tiba mengetuk pintu kamar saya. Dengan wajah yang dibuat seramah mungkin ditambah senyum kecil di bibirnya dia memohon kepada saya untuk menyalakan TV (kebetulan malam itu TV tidak saya hidupkan karena lagi asik membaca). Saya balik bertanya, memang ada acara apa, kok tiba-tiba minta saya menyalakan TV. Pikir saya mungkin ada acara Olahraga kegemaran dia, atau mungkin lagi ada acara Konser musik Live yang dibawakan penyanyi idolanya. Tapi jawaban yang diberikannya sangat membuat saya terkejut dan tidak percaya. Karena ruangan sebelah yang memiliki TV untuk umum terkunci makanya dia ke kamar saya, dia mau menonton sinetron “CINTA FITRI”…………………………………………………. K K K

Terus terang (Philips Terang Terus) saya sama sekali tidak menyangka akan hal tersebut. Sepenting itukah Sinetron? Semenghibur itu kah Sinetron? Nilai positif apasih yang ditawarkan oleh Sinetron? Sampai-sampai orang yang menurut saya Tegar, Pekerja Keras, Kokoh, “Sangar” sampai takluk dibawah ketiak Sinetron.

6 thoughts on “Kok Sinetron?

  1. Candu. Sinetron itu candu. Kalau sudah mengikuti pasti akan kecanduan. Tapi apakah setelah itu dia juga sering nonton sinetron? Apa bukan cuma waktu itu saja?

  2. waduh…da gigitmi lidahnya ko sebut2 dia disini..hehe..kadang2 banyak kok pekerja yg keliatannya tegar dan keras eh nontonnya yg serba lembut, india kek atau sinetron..hehe..tergantung didikan dr ortu jg kali dalam maintain anak2nya menghabiskan waktu…
    bukan gitu kah??

  3. hhe. pernah denger lagunya Efek Rumah Kaca yang judulnya Cinta Melulu gak?
    mungkin karena keturunan melayu suka yang sendu-sendu….

  4. ih, terserahmi tawwa orang yudi, sukanya apa. kalo lo nggak suka ya ga usah nonton!!! tapi masalahnya, knapa dia nontonnya di tempatmu hahahahahahahaha

  5. xiixixix.. jadi kita temani ji kak, itu orang nonton sinetron?? ;))

    padahal sa kira dy mo nonton kick boxing atau smack down, coz qta bilang tuh orang “sangar” trnyata pwa.. ujung2nya sinteron ji padeng juga….:D:D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s