RFID RF640R dan S7-1200

Pada tulisan kali ini, saya coba merangkum salah satu hasil kerjaan coba-coba saya diwaktu senggang, memanfaatkan beberapa Hardware/Software yang tersedia.

Aplikasi yang coba saya bangun adalah aplikasi pengenalan ID menggunakan Radio Frequency. Berikut rangkumannya :

Hardware dan software yang digunakan :
1. TIA Portal V11 SP2 Update 5 (as minimum requirement)
2. Simatic S7 1200 with Firmware V2.2 (as minimum requirement)
3. KTP Basic 6” Color PN
4. RF System Simatic RF640R with XML and Ethernet protocol
5. Simatic RF625T Passive Passive Tag
6. Simatic RF Manager V2

Siemens sendiri sebenarnya memiliki banyak tipe untuk RFID ini, penggunaan tipe RF600 sendiri karena tipe ini mendukung protocol Ethernet TCP/IP, sehingga sangat cocok digunakan dgn S7-1200 yang sudah memiliki built-in Profinet Port (support Profinet dan Ethernet TCP/IP protocol)

Komunikasi antara PLC S7-1200 dan RF640R ini akan menggunakan Protocol Ethernet TCP/IP dengan fokus pada XML Code interface. Seluruh perintah, baik itu perintah Read/Write dari dan ke RF640R ini akan menggunakan XML Code Interface.

Penggunaan TIA Portal V11 SP2 dan CPU Firmware V2.2 sebagai minimum requirement karena beberapa Function yang digunakan, terutama untuk Indirect Addressing dan pointer akan menggunakan bahasa SCL (Structure Control Language). TIA Portal/Firmware on Lower version tidak support untuk penggunaan bahasa ini.

Simatic RF Manager V2 digunakan sebagai tool configurasi awal RF640R, terutama untuk pengaturan IP Address dan Data Source Name yang akan digunakan dalam komunikasi dengan PLC S7 1200

Pada project ini, komunikasi antara PLC S7 1200 dengan RF640R menggunakan Library Block yang telah disediakan oleh Siemens, dan bisa didownload gratis melalui portal automation.siemens.com

Library Blocks ini terdiri atas :
No Program Block Block Number Remarks
1 Function Block: com_ethernet FB184 FB184 must be called cyclically
2 Instance Datablock dari FB184 DB184
3 Function : com_ethernet_stringtoarray FC185
4 Function : com_ethernet_xmlfind_numeric FC186
5 Function : com_ethernet_xmlfind_tagID FC187
6 Global Data Block : com_ethernet_read_data DB186
7 Global Data Block : com_ethernet_write_data DB187
8 Global Data Block : com_ethernet_xmlout DB185

Block Number bisa diubah sesuai dengan preferensi programer, tetapi harus dipastikan bahwa semua reference yang merujuk ke perubahan Block Number didalam setiap Function juga dirubah mengikuti preferensi yang telah ditetapkan

Library Block yang disediakan oleh Siemens sebenarnya untuk digunakan dengan Simatic RF670R. Karena dalam project ini menggunakan Simatic RF640R, maka harus ada modifikasi dalam perintah XML Interface nya.
Sebagaimana dijelaskan sebelumnya, semua XML Interface untuk keperluan Read/Write tersimpan dalam Global Data Block DB185. Jadi perubahannya ada di DB ini. Pastikan merubah :
1. Reader Type pada DB Member “hostGgreetings”, dari RF670R ke RF640R
2. Untuk data source name, default nya adalah “Source_1”. Jika akan dirubah pastikan bahwa namanya sama dengan yang digunakan ketika melakukan konfigurasi dengan RF Manager

RFID01

Jika telah selesai, lakukan konfigurasi RF640R dengan menggunakan RF Manager. Konfigurasi dengan software ini hanya sebatas konfigurasi IP, Data Source Name dan Antenna (jika ada). Kemudian download ke device RF640R

RFID02

RFID03

Konfigurasi PLC S7 1200 dan KTP Basic 6” PN semuanya menggunakan software TIA Portal. Pastikan bahwa Firmware yang digunakan untuk CPU nya adalah V2.2

RFID04

Karena semua Function/Funtion Block utama telah ada, maka yang perlu diperhatikan disini adalah sequence komunikasi antara PLC dengan Reader nya. Secara umum adalah :
1. Connect to Reader
2. Read ID Tag
3. Read/Write Tag user memory
Semua sequence tersebut ada didalam FB184. Panggil FB184 tersebut pada Function berikut :

5

Untuk memulai read/write ke User Memory Tag, pastikan bahwa perintah Connect to Reader dan Read Tag ID sukses dieksekusi. Read/Write Tag Memory membutuhkan pembacaan Tag ID untuk identifikasi tag mana yang akan di Read/Write. Penjelasan lengkap mengenai parameter FB184 bisa didownload lengkap pada automation.siemens.com dengan dokumen id : 46476563

Karena object nya disini adalah Tag, maka perlu diperhatikan juga pemilihan Tag nya nanti. Pastikan Tag yang dipilih compatible dengan RF Reader yang digunakan. Tag RF625T adalah salah satu Tag yanb compatible dengan RF640R ini. Tag ini memiliki user Memory dengan kapasitas 64 bytes. Yang menurut saya cukup untuk menyimpan data-data keterangan yang dibutuhkan untuk identifikasi nantinya.

Jika diperhatikan pada DB185, perintah Read/Write Tag Memory ada pada DB Member “readTagMemory”, “WriteTagMemoryStart”, dan “WriteTagMemoryEnd”. Pastikan perintah ini telah sesuai dengan karakteristik Tag yang digunakan. Untuk RF625T, user memory ada pada Memory Bank 3 (MemBank 112),

6 7

Identifikasi harus disertai dengan database sebagai basis pengidentifikasian sistem ini nantinya. Database pada project ini memanfaatkan Global Data Block dengan bantuan pemrograman SCL untuk pointer dan indirect addressing nya.

Perintah PEEK_WORD(area:=16#84, dbNumber:=#DbNumber, byteOffset:=#OffS) digunakan sebagai perintah untuk membandingkan satu-persatu DB Member dengan Tag Memory yg terbaca di Reader.

8

Secara umum, dalam system indentifikasi yang dibuat, sebagai contoh Identifikasi dan monitoring Lube Oil Dispensing System yang saat ini sedang disiapkan, akan ada step :
1. Membaca Tag Memori terpasang pada unit yang terdeteksi dalam range Reader
2. Menentukan apakah Tag pada unit tersebut telah terdaftar pada internal database di PLC, sehingga diperlukan waktu untuk membandingkan satu-persatu DB Member dengan Tag yang terbaca
3. Jika telah terdaftar, autorisasi pengisial Lube Oil akan dimulai secara otomatis, membuka Valve dan menyalakan motor pompa. Transaksi pengisian dimulai, Totalizer akan menghitung dan PLC akan mencatat, mulai dari jumlah transaksi, unit yang melakukan transaksi dan jika perlu dengan operator yang melakukan transaksi pengisian ini
4. Jika ternyata belum terdaftar maka system akan menolak melakukan transaksi

Dengan menggunakan system identifikasi ini, maka kebocoran transaksi Oil/Lube akan ditekan sampai dengan 0% karena semua unit yang akan melakukan transaksi harus terlebih dahulu didaftarkan kedalam system. Semua transaksi juga akan ter-record lengkap, mulai dari waktu pelaksanaan transaksi, jumlah transaksi sampai dengan operator/user yang melakukannnya

9

Demikian, semoga bermanfaat

Salam,
Layudhi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s